Browsing Kategori: "Pelaporan Korporate"
Pelaporan Korporate
NIRLABA
Pelaporan Keuangan NirlabaLaporan keuangan entitas nirlaba meliputi laporan posisi keuangan (neraca) pada akhir periode laporan, laporan aktivitas serta laporan arus kas untuk suatu periode pelaporan, dan catatan atas laporan…
PERBEDAAN DI ANTARA CONCEPTUAL FRAMEWORK
PERBEDAAN DI ANTARA CONCEPTUAL FRAMEWORK
Kerangka Konseptual IFRS
Pengguna Utama: Difokuskan pada investor, pemberi pinjaman, dan kreditur lainnya.
Tujuan: Menyediakan informasi keuangan yang berguna dalam membuat keputusan tentang…
Standar Akuntansi Keuangan Syariah (SAKS)
Standar Akuntansi Keuangan Syariah (SAKS)IAI sebagai lembaga yang berwenang dalam menetapkan SAK dan audit bagi berbagai industri merupakan elemen penting dalam pengembangan perbankan syariah di Indonesia, dimana perekonomian syariah tidak…
Standar Akuntansi Keuangan untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP)
Standar Akuntansi Keuangan untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) berfungsi sebagai kerangka kerja penting untuk pelaporan keuangan di antara entitas seperti koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia.…
IFRS
IFRS
Definisi IFRS
IFRS merupakan Basic Transaksi bukan Basic Industri. PSAK ini wajib diterapkan untuk entitas dengan akuntabilitas public seperti : Emiten, perusahaan publik, perbankan, asuransi, dan BUMN. Tujuan dari PSAK ini adalah…
OVERVIEW ATAS CONCEPTUAL FRAMEWORK DALAM PELAPORAN KEUANGAN
OVERVIEW ATAS CONCEPTUAL FRAMEWORK DALAM PELAPORAN KEUANGAN1. Definisi Conceptual FrameworkKieso (2010) mendefinisikan kerangka konseptual sebagai : “It is a coherent system of interrelated…